Logo Siaga Peduli

Berawal dari Relawan, Kini Zanu Ashari Jadi Founder Siaga Peduli

Oleh : Nur halim | Selasa, 31 Desember 2024 | RELAWAN
Berawal dari Relawan, Kini Zanu Ashari Jadi Founder Siaga Peduli

Zanu Ashari Nurrahman, atau kerap disapa Zanu ini dikenal sebagai sosok yang peduli dan aktif di bidang kemanusiaan. Di tengah perjalanan hidupnya, ia tidak hanya berjuang untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi orang lain. Kini, ia terus berusaha memberikan dampak positif bagi negeri ini, dengan mendirikan lembaga sosial dan kemanusiaan yang telah berkembang pesat.

Mungkin banyak yang tidak tahu, Zanu memulai perjalanannya sebagai seorang relawan sejak tahun 2010. Pada saat itu, ia masih sangat muda, dan berjuang di berbagai kegiatan sosial di lapangan. Selama hampir 14 tahun, ia terus terlibat dalam berbagai aktivitas kerelawanan. Tidak hanya sendiri, bahkan sang istri pun juga memiliki semangat yang sama. Mereka bertemu dalam kegiatan relawan, yang kemudian berlanjut ke pernikahan pada 2016.

Namun, perjalanan mereka tidak berhenti di sana. Pada 2017, Zanu memutuskan untuk mendirikan sebuah komunitas bernama “Siaga Sehat”. Komunitas ini berawal dari sebuah inisiatif sederhana yaitu memberikan layanan kesehatan gratis di masjid-masjid. 

Berawal dari kegiatan itulah, komunitas tersebut beralih menjadi yayasan dengan nama “Yayasan Siaga Peduli”. Dengan semangat berbagi, Siaga Peduli berkembang pesat, dan saat ini telah meluas ke lebih dari 20 kota dan kabupaten di Indonesia serta 6 negara lainnya. Bahkan, mereka berencana untuk memperluas jangkauan ke lebih banyak negara di tahun-tahun berikutnya. Dirinya berharap Siaga Peduli melalui program sedekah subuh dan lainnya dapat menebarkan manfaat untuk sesama.

Zanu dan istri memiliki alasan yang sangat dalam mengapa mereka memilih untuk berjuang di bidang kemanusiaan. Semua berawal dari keresahannya terhadap berbagai masalah yang ada di masyarakat. Ia menyadari bahwa masih banyak permasalahan sosial yang belum teratasi, dan lembaga-lembaga yang ada tidak cukup untuk menjawab semua tantangan tersebut.

Melihat masyarakat yang kesulitan, baik dalam hal kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi, membuat Zanu dan istri semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik. Tentu saja, mereka juga mengingat bahwa niat mereka ini tidak hanya untuk kepentingan dunia, tetapi juga untuk mendapatkan ridho Allah SWT.

Di balik setiap pencapaian, tentu ada tantangan. Baginya, tantangan terbesar bukanlah masalah materi atau sumber daya, tetapi menjaga istiqomah dalam menjalankan setiap program dan terus berada dalam kebaikan. Istiqomah menjadi kunci agar tetap berada di jalan yang benar dan terus memberikan manfaat yang berkelanjutan. Menjaga keimanan dan semangat adalah hal yang tidak mudah, menurutnya ini adalah tantangan yang harus dihadapi agar bisa terus memberikan dampak positif.

Sebagai Founder Siaga Peduli, Zanu Ashari, merasa pencapaian terbesarnya dan tim adalah ketika mereka berhasil membantu masyarakat yang membutuhkan. Mulai dari memberikan bantuan pangan bagi yang kelaparan, memberikan pengobatan bagi yang sakit, hingga membantu merehabilitasi rumah-rumah yang hampir roboh. Semua itu menjadi pencapaian yang tidak ternilai baginya, karena setiap senyuman dan kebahagiaan dari masyarakat adalah hadiah terbesar untuk tim mereka.

Ingin memperluas jangkauan, founder Siaga Peduli ini berencana agar Siaga Peduli bisa hadir di setiap kota di Indonesia memberikan manfaat lebih banyak lagi bagi masyarakat. Salah satu impian besarnya adalah mendirikan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, dan membuka sekolah untuk anak-anak yang tidak mampu. Ia percaya bahwa kesehatan dan pendidikan adalah kebutuhan dasar yang harus bisa dijangkau oleh setiap orang, tanpa terkecuali.

Selain itu, ia juga berharap dapat memberikan dukungan lebih besar untuk masyarakat Palestina, dan berharap mereka bisa merdeka di tanah kelahirannya. Sebagai relawan yang telah membantu di berbagai negara, dia ingin terus berperan aktif dalam memberikan bantuan kemanusiaan di seluruh dunia.

Zanu Ashari sebagai Founder Siaga Peduli juga memiliki pesan penting untuk anak-anak muda, terutama generasi Z. Menurutnya, banyak generasi muda yang terjebak dalam kegiatan negatif di dunia maya maupun dunia nyata. Oleh karena itu, dia mengajak anak muda untuk lebih banyak terlibat dalam kegiatan positif, seperti olahraga dan kegiatan sosial. Selatjutnya, ia berpesan untuk generasi muda, minimal pernah menjadi relawan. Karena menurutnya, menjadi relawan adalah cara yang luar biasa untuk memberikan dampak positif, baik untuk diri sendiri maupun masyarakat.

“(Untuk generasi muda) Menjadi generasi penerus bangsa yang minimal pernah menjadi relawan, biar tidak punya rasa terbesit rasa ketika menjadi pejabat nanti ingin korupsi, karena mereka pernah menjadi relawan yang mengerti sesama, (karena) bagi saya, menjadi relawan itu bukan tidak bernilai, tapi relawan tidak ternilai harganya,” ujar Zanu.

Yukk Bagikan Artikel inii